Sulut api memerah
Memanas bersama amarah
Waspada hati dikuasai syetan
Jaga lidah biar tak sembarangan
Cepat marah adalah kelemahan insan
Senjata bagi manusia yang bisa meremukkan


Dalamnya lautan bisa diukur, tapi dalamnya hati siapa yang tau??
Marah. Sikap spontan manusia yang bisa dipicu karena kesombongan, saling mengejek, dihina, ujub kepada oranglain, perdebatan kusir, ikut campur yang bukan urusannya, atau karena ambisi-ambisi pribadi. 

Dari Abu Hurairah, bahwasannya seorang lelaki berkata kepada Nabi, "berilah aku sebuah nasihat, beliau bersabda "jangan marah". Diulangi beberapa kali beliau bersabda "jangan marah" (HR. Bukhari)

Laa Taghdhab, janganlah marah. Sebab marah merupakan gejolak yang mendorong penolakan dan balas dendam. Hawa nafsu yang tidak bisa ditahan, bisa membuka pintu bagi penyakit hati lainnya. Awalnya diskusi adu pendapat pribadi, karena saling keukeuh pada kebenarannya sendiri, maka tak ada lagi saling mengalah. Ujung-ujungnya tersulut amarah. Betapa mudahnya syetan akan menguasai. Karena marah, syetan tebarkan benih dendam, benih benci bahkan dengki. 

Pribadi seorang muslim sejatinya berakhlak mulia, berpakaian tawadhu, murah hati, malu, pemaaf dan sabar. Agar diri tak terjerembab dalam kemarahan, mulai koktrol emosi diri. Adrenalin yang memicu kontraksi jantung, menambah kondisi psikis meninggi (high tempered). Aliran darah meningkat dan detak.jantung meningkat.

Agar emosi berkurang, ada tiga (3) jurus melawan amarah dalam diri yang bisa dipraktekkan dalam keseharian, 

  • Ridha. Istilah dalam bahasa Jawa sama halnya dengan "lilo legowo". Mengaku salah jika memang salah. Memaafkan, sabar serta penuh kehati-hatian dalam mengambil keputusan. 
  • Tenangkan hati dan pikiran. Jernihkan pikiran dan berpikir positif. Yakin Allah Maha tau keadaan hati setiap hambanya."dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan" (Ali-Imran:134)

  • Istighfar sebanyak-banyaknya. Mohon ampun pada Allah swt. Jika perlu, ambil air wudlu agar mendinginkan badan. 

Diriwayatkan oleh Abu Dawud bahwa Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya amareh itu dari syetan. Karena syetan tercipta dari api maka jika salah seorang dari kalian marah hendaklah berwudlu"

"Bukankah disebut kuat, orang yang kuat dalam bergulat melainkan orang yang kuat adalah orang yang mampu mengoontrol dirinya ketika marah"

Menjadi muslim yang ideal tentu tidak instan. Karakter seseorang terbentuk selama masa pertumbuhan. Mulai dari keluarga, lingkungan dan teman sekitar ikut andil dalam mencetak karakter diri seseorang melalui pembiasaan. Semoga senantiasa membiaskan yang benar, bukan membenarkan yang biasa. Himpun semua kebaikan serta tolak semua keburukan, Jangan marah...

oleh : Ludiana S (Relawan DPUDT Jogja)