Nama : Cahyono
Beasiswa Mandiri VII
DPU DT KOTA YOGYAKARTA

Pendahuluan
Disetiap mencari sesuatu hal pastinya kita sebagai makhluk yang sosial butuh bantuan orang lain dimanapun kita berada, entah nanti kita di desa, kota, sekolahan, masyarakat umum dan kerja di sebuah instansi besar, saya sebagai santri mandiri dpu dt selalu menjadikan hidup ini sebagai laksana laut yang memberikan banyak manfaat untuk orang lain terutama dilingkungan kita sendiri, sebuah peristiwa yang membuat kita akan lupa dunia, apabila kita sudah melakukan sesuatu hal yang kiranya tercapai impian kita, kita sampai bisa melupakan bahwa kita ciptaan allah swt yang sangat lemah. Allah Swt akan memberikan yang terbaik untuk manusia yang selalu mematuhi perintahnya dan menjauhi larangannya. Kita hidup bermasyarakat akan lebih banyak mengetahui sesuatu hal yang berbeda dan mungkin itu akan terjadi kesemua orang untuk itu kita sebagai manusia yang diberikan akal oleh yang maha kuasa bisa menggunakkan ilmu kita untuk masyarakat yang belum tahu akan ilmu yang menyeluruh.
Untuk memulai kehidupan yang sebenarnya kita cukup belajar dengan orang – orang dipedesaan yang mana orang desa bisa mengerti akan penciptaan Allah SWT . Kita sebernarnya harus mengikuti jejak para jamaah pedesaan yang mana mempunyai karakter yang banyak melakukan aktivitas berat dan sangat berbeda sekali dengan masyarakat kota yang sibuk dengan urusan dunia dan bahkan bisa merusak jiwa seseorang karena banyak perselisihan yang bisa membuat masyarakat saling membenci.
Pembahasan
Di Zaman yang sangat modern ini pastinya kita tahu akan project yang membuat kita bisa tenang, nyaman dalam melakukan aktivitas, dimanakah itu saya sering melihat kondisi pedesaan yang dilihat orang sangat kumuh dan kotor tetapi fakta sekarang kalau kita rekreasi dipedesaan pastinya akan banyak ilmu yang bisa kita dapat dan tidak hanya ilmu yang kita dapat tetapi bisa membuat jiwa kita yang gundah bisa kembali enjoy dan damai, terutama didaerah paling plosok yang mana banyak semak semak hijau yang sangat enak dipandang dan sedikit juga polusi odara yang mana sangat membahayakan kita dalam hal kesehatan fisik maupun rohani,saya sangat senang kalau diajak kerumah teman yang didaerah bantul atau melakukan refresing ke daerah pantai, sebelum kepantai kita pasti melewati kawasan pedesaan yang sangat ramai kalau sore hari.. didaerah pedesaan banyak sekali yang memelihara kambing, sapi dan ayam broiler, menurut saya pribadi banyak keuntungan dan ilmu yang bisa ambil dan kita tularkan pada masyarakat kota khususnya manfaatnya:
1. Hidup didaerah pedesaan bisa membuat kondisi kejiwaan kita tenang dan bersih serta bebas dari perselisihan
2. Bagi pemuda sekarang yang memiliki keluhan sering menghadapi ujian skripsi wajib untuk mencari ilmu di desa yang nyaman misalnya di bantul
3. Pedesaan yang tertata dan penghijaun yang subur bisa menjadikan pikiran kita positif dan hidup akan lebih bermakna
4. Mencapai tingkat enjoy yang maksimal .
Pemecahan masalah:
Ilmu yang bermanfaat akan membawa berkah dan kehidupan yang aman serta adil untuk diperjuangkan akan selalu mendapatkan pahala yang sesuai oleh orang yang merasa yang telah diberi ilmu tersebut. Kita sebagai pemuda yang masih mempunyai kekuatan untuk bergerak pada yang baik untuk mencapai keamanan jiwa. Kenapa dipedesaan bisa memberikan kesejukan hati dikarenakkan banyak kerjasama diberbagai warga kampung. Dengan demikian sebuah hal yang perlu kita ingat dalam mencapai sebuah kenyamanan hati yang senang kita cukup berekreasi, bersilahturahmi ke warga masyarakat pedesaan untuk mendapatkan nuansa yang akan membuat hidup kita menjadi lebih nyaman dan kondisi yang sehat
Penutup :
Perjalanan hidup yang akan terus berkembang kita harus mempersiapkan semuanya terutama Ilmu hidup bermasyarakat yang baik dan benar sesuai dengan tuntunan rasulullah saw  dan kita harus selalu menjaga hubungan baik dengan warga dipedesaan supaya terjalin hubungan timbal yang baik antar sesama manusia, dengan adanya semangat yang membara seperti api para pemuda yang shalih akan bisa menjadi pemimpin yang kuat dan dijelaskan dalam surat al anbiyaa: 105 yang artinya dan sungguh telah kami didalam zabur sesudah ( kami tulis didalam )  lauh mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaku yang saleh, dena kondisi yang sekarang akan lebih bisa memotivasi untuk lebih bisa mempersatukkan persaudaraan disetiap kalangan luas terutama dikota pribadinya masing masing
Wassalamu'laikum wr.wb.