PENDAHULUAN
Tahun ajaran baru sekolah telah dimulai, anak kelas 1 SD naik ke kelas 2 SD, anak kelas 3 SMP, naik ke kelas 1 SMA, pun anak kelas 3 SMA, naik ke bangku kuliah. Tingkatan kelas yang berjenjang tersebut diharapkan dapat menambah nilai kedewasaan seorang anak. Bahwa dirinya yang dulu dikelas 1 SD, tidak sama dengan yang sekarang kelas 2 SD, dirinya yang dulu kelas 3 SMP, berbeda dengaan dirinya yang sekarang ketika memasuki SMA, pun dirinya yang dulu di kelas 3 SMA, haruslah berbeda dengan dirinya yang sekarang masuk ke jenjang Perguruan Tinggi. Perubahan status, berarti perubahan karakter menjadi lebih baik, lebih dewasa dan lebih berprestasi.
Kata Kunci: Tahun ajaran baru, naik kelas, kedewasaan, berbeda, lebih berprestasi.
PENGANTAR
Liburan sekolah baru saja usai, banyak kenangan yang tersimpan. Liburan bersama keluarga, berkumpul dengan keluarga, dan masih banyak lagi. Alangkah baiknya liburan sekolah tidak hanya dipergunakan untuk bersantai saja, tapi lebih baik lagi jika di isi dengan kegiatan yang bermanfaat. Banyak sekali wahana permainan yang bagus untuk dijadikan tempat liburan seperti yang ada di Jogjakarta yaitu Taman Pintar, merupakan tempat edukatif dan cocok dengan istilah bermain sambil belajar.
Hari liburan yang identik dengan main-main dan santai, akan sangat sia-sia jika dilewatkan begitu saja. Di Taman Pintar, anak-anak akan bermain, tapi tidak terasa ada hikmah dibalik permainan itu. Didalamnya terkandung pengetahuan alam, teknologi dan sejarah. Yang jelas, arahkan anak supaya memanfaatkan liburan dengan efektif.
Lembaran baru di sekolah kini sudah dimulai, pelajaran baru, teman baru, guru baru, dan juga kondisi yang pastinya akan berbeda dengan tahun sebelumnya. Anak-anak harus peka dengan perubahan dan cepat menyesuaikan dengan keadaan, beradaptasi. Jadikan tahun kemarin sebagai pengalaman yang berharga, bahwa tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Jika tahun ini belum berprestasi, berusahalah untuk menggapai prestasi pada ajaran baru ini.
ISI
 Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kemajuan suatu bangsa. Maju mundurnya suatu Negara, bergantung juga dengan banyak sedikitnya orang-orang pintar dalam Negara tersebut. Jika bodoh, maka akan sangat mudah untuk dibodohi oleh yang lain, jika pintar, maka harusnya mereka dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, sehingga tidak mudah untuk dibodohi orang lain. Allah swt mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang yang berilmu di tempat yang sangat terpuji dalam pandangan manusia seperti dalam firman-Nya dalam surat Al-Mujaadilah ayat 11 yang artinya: “Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
Sejatinya, pemenuhan pendidikan adalah tugas Negara yang tertuang dalam potongan  pembukaan UUD 1945, namun untuk merealisasikan janji kemerdekaan tersebut banyak lembaga yang juga ikut membantu pemerintah dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu lembaga tersebut adalah Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhid yang kemudian disingkat  DPU DT. Lembaga ini merupakan organisasi swadaya yang didirikan oleh KH. Abdullah Gymnastiar dibawah naungan PT.Manajemen Qolbu.
Dalam program-programnya, DPU DT selain program sosial juga ada program pendidikan yakni pemberian beasiswa bagi siswa SMP-SMA yang kemudian disebut beasiswa prestatif  dan Mahasiswa berprestasi yang disebut beasiswa mandiri. Melalui program ini, diharapkan dapat membantu biaya pendidikan para penerimanya. Alhamdulilah saya beruntung karena termasuk salah satu mahasiswa yang dapat merasakan manfaat dari program ini, dan dapat terlibat langsung dengan kegiatan DPU DT dalam “melayani” masyarakat.
Setiap minggunya, selalu diadakan pembinaan bagi para penerima beasiswa mandiri juga prestatif. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan dapat mengarahkan para penerima manfaat beasiswa menjadi siswa yang prestatif dan mahasiswa yang mandiri. Kebetulan saya menjadi salah satu Pembina dalam kajian anak-anak prestatif daerah Bantul, DIY. Semangat dan kesungguhan anak-anak dalam menuntut ilmu sangat besar. Besar harapan kami, anak-anak penerima beasiswa prestatif dapat berprestasi di sekolah dan teladan di masyarakat.
Menurut Adi Negoro, prestasi adalah segala jenis pekerjaan yang berhasil dan prestasi itu menunjukkan kecakapan suatu bangsa. Kalau menurut W.J.S Winkel Purwadarmtinto,
“ prestasi adalah hasil yang dicapai” dari pengertian diatas maka prestasi bisa didefinisikan adalah sebuah usaha, pekerjaan (Seperti belajar) yang dilakukan dengan sunguh-sunguh sehingga mencapai hasil yang terbaik dan maksimal.
Pengertian Prestasi Belajar :Prestasi adalah hasil yang telah dicapai seseorang dalam melakukan kegiatan. Gagne (1985:40) menyatakan bahwa prestasi belajar dibedakan menjadi lima aspek, yaitu : kemampuan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, sikap dan keterampilan. Menurut Bloom dalam Suharsimi Arikunto (1990:110) bahwa hasil belajar dibedakan menjadi tiga aspek yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik.
Bagaiaman Menjadi Pelajar berprestasi?
Menjadi pelajar yang berprestasi adalah dambaan setiap orang, namun tidak semua orang bisa menjadi orang berprestasi. Prestasi belajar sesunggunya bisa di capai oleh semua orang tak mengenal ia kaya,miskin, orang yang berasal dari kota atau pedesaan semuanya bisa berprestasi. Di bawah ini beberapa hal yang harus dilakukan agar kita menjadi orang berprestasi :
1.Sucikan Niat/Luruskan niat
Dalam ajaran Islam niat merupakan hal yang utama apabila sesorang akan melakukan pekerjaan atau aktvititas, terlebih aktivitas yang berhubungan yang bernilai ibadah. Mencari ilmu atau belajar dalam Islam adalah sebuah kewajiban yang telah ditentukan ketika manusia lahir sampai dengan masuk liang lahat kembali, serta mencari ilmu juga merupakan ibadah. Jadi mari kita luruskan niat kita dalam belajar selain untuk menambah wawasan juga adalah untuk ibadah kepada Allah.
2.Kesungguhan Dalam belajar
Menjadi pelajar yang berprestasi memerlukan kesungguhan dalam belajar, dalam Islampun dijarkan barang siapa yang bersunguh-sunguh maka ia akan berhasil. Oleh sebab itu sekolah bukanlah sekedar untuk bermain, mencari teman, Jajan dan lain sebagainya tetapi sekolah adalah aktvititas belajar yang memerlukan kesungguhan.
3.Disipin dalam menggunakan waktu
Time Is money atau waktu adalah pedang, beberapa Istilah ini sangat populer dalam kehidupan kita sehingga orang barat sering mengatakan waktu adalah uang, oleh sebab itu mereka tak ingin menggunakan waktu dengan sia-sia. Disiplin dalam menggunakan waktu merupakan hal yang utama untuk mecapai sebuah keberhasilan secerdas dan sekaya apapun kita tanpa displin maka prestasi itu takan pernah kita bisa capai. Disiplin dalam waktu harus kita lakukan dalam kehidupan sehari mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Cobalah kita buat agenda kita seperti mulai dari aktivitas tidur, sholat, mengaji, belajar, bermain, berolahraga, ikut les dan lain sebagainya, apabila jadwal ini bisa kita lakukan dengan disiplin insyaallah kita akan menjadi orang –orang yang berprestasI.
4.Percayadiri
Percaya diri merupakan hal yang penting bagi setiap orang, karena kita harus percaya pada kemampuan yang kiti milki. Banyak orang yang tidak percaya diri karena merasa dirinya tidak padai, sehingga akhirnya harus tergantung pada orang lain. Setiap orang sesungguhnya harus merasa percaya dengan kemampuan yang dimilkinya betatapun hasil prestasinya tidak sebagus yang dicapai orang lain tetapi itulah hasil maksimal dari percaya diri yang dimilki.
5.TentukanTarget
Pada perjalana setiap manusia tentu selalu punya tujuan kemana kita akan melangkah dan apa yang akan kita lakukan. Jika kita ingin memilki prestasi maka kita harus memilki target dalam belajar, berapa nilai yang harus kita capai. Misalnya kita memiliki target nilai Matekmatika 80, Bahasa Indonesia 90, menang kejuaran olimpiade, kejuaran Futsal dan lain-lain sebagainya. Semua target yang sudah kita tentukan harus dilakukan secara maksimal agar target-target tersebut bias tercapai.
6.Tumbuhkan Motivasi
Motivasi atau dorongan perlu dimilki oleh setiap orang baik motivasi dari diri sendiri ataupun dari orang lain. Pelajar yang berprestasi adalah pelajar yang memiliki motivasi besar untuk maju, maka dia akan selalu memberi semangat pada hatinya untuk semangat dalam belajar.
7.Ikuti kegiatan berorganisasi dan Ekstrakulikuler
Berorganisasi merupakan hal yang menyenangkan agapan organisasi dapat mengganggu pelajaran adalah anggapan yang salah. Justru banyak orang yang berprestasi dengan berorganisasi, para pemimpin negeri ini atau para intelektual yang ada pada bangsa ini juga adalah para alumni organisasi baik organisasi kesiswaa, mahasiswa, masyarakar, pemuda dan lain-lain. Ikut berorganisasi dapat melatih kemandirian,disiplin dan kepekaan siswa dalam hidup ber sosial. Bagi para pelajar yang ikut organisasi juga mempunyai prestasi merupakan sebuah kebanggaan tersendiri.
8.Kita semua punya prestasi
Sesungguhnya setiap diri kita memilki prestasi karena prestasi itu bukan dilihat dari kemampuan itelektual atau kognitif saja, tetapi setiap kelebihan yang kita milki dan berguna bagi orang banyak adalah prestasi juga. Ingat tak mungkin Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sama, oleh karena itu dalam prestasipun kita memilki perbedaan ada yang berprestasi dalam akademik, kesenia, olahraga dan lain sebagainya.
9.Minta doa dari orangtua
Ridho Allah tergantung ridho orang tua, jadi mintalah doa dari orang tua dalam setiap langkah yang kita lakukan Agar Allah memberi kemudahan dalam aktivitas belajar kita.
10.Sholat dan berdoa
Segala Ikhtiar atau usaha sudah kita Lakukan yang terakhir adalah kewajiban kita melaksanakan perintah Allah salah satunya adalah sholat dan berdoa, semoga semakin sering kita mendekatkan diri kita pada Allah semakin Allah memberi kemudahan kepada kita.
Referensi:
Wartawarga.com
Al-Quran digital versi 2.0