Pemilik pusat grosir Tanah Abang, yang juga Ketua Kompartemen Pemberdayaan Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Raditya Priamanaya Djan berbagi cerita dan pengalaman di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Indonesia (UI).
Pria, begitu ia akrab disapa, mengisi kuliah umum dengan tema Pemimpin Pengusaha Muda Indonesia Berdayakan Usaha Mikro dengan Model Ingkubator Bisnis-From Local to Global. Dia banyak menuturkan kesuksesannya dalam membangun pusat grosir Tanah Abang dari semula dengan tampilan kuno dan monoton menjadi pusat grosir yang modern. Pria mengklaim, usahanya yang kini telah sukses patut dicontoh oleh para mahasiswa yang memiliki semangat dan jiwa muda serta kreatif.
“Kuncinya, untuk memulai usaha sebenarnya bukan masalah modal. Untuk modal, gampanglah kita bisa pinjam siapa dulu, yang terpenting komitmen untuk mengembalikan. Itu kuncinya jadi pengusaha, harus bisa jaga komitmen. Maka, mahasiswa juga harus bisa berkembang dan kreatif,” katanya dalam kuliah umum di FE UI, Depok, Selasa (4/10/2011).
Pria menambahkan saat ini HIPMI juga memiliki kerja sama dengan 150 universitas di Indonesia. Hal itu memudahkan mahasiswa untuk bergabung bersama HIPMI.
“Kami tengah menjajaki kemungkinan HIPMI menjadi SKS kuliah atau program ekstrakulikuler. UI juga termasuk dalam kerja sama itu, jadi nanti ada pelatihan yang bisa kami berikan bagi mahasiswa. Intinya, mahasiswa harus jadi pengusaha, jangan direkrut, tapi merekrut pekerja,” tegas Pria.(rhs)
sumber : www.okezone.com