Tidak ada yang ingin sakit tetapi tidak pernah ada yang bisa mengelak ketika ujian mengetuk pintu rumah. Begitu pula Ogest yang secara tiba-tiba terserang virus GBS ketika berusia 17 tahun. Delapan tahun menanti, pada tahun 1999 barulah ia didiagnosis menderita penyakit Guillain Barre Syndrome (GBS).
Fisiknya memang telanjur lumpuh, tetapi tidak semangatnya. Dari kursi roda dan ranjang besinya, mantan penyanyi cilik ini tetap melatih vokal, menciptakan lagu, dan melakukan rekaman.
Ogest telah menerima kondisinya dengan hati lapang. Dan ia menguraikan perjalanan hidupnya dalam buku ini dengan bahasa hatinya.
"Risma tidak hanya menulis dengan pena, tapi juga dengan hatinya. Kehadiran buku ini semakin menguak jalan untuk menyosialisasikan GBS pada masyarakat." -drg. Silvia Wahyuni, Bunda GBS
"Perjuangannya patut diacungi jempol. Aa Ogest yang melatih vokal dan selalu mendukung karierku. Semoga Aa Ogest selalu bersemangat." -Faby Marcelia, penyanyi, pemain sinetron
"Kekuatan yang ada di hatimu, ku tak punyai itu, dan caramu memandang indahnya hidup, ajarkanlah padaku. Aku bingung memilih kata untuk menggambarkan kehebatanmu dalam menjalani kehidupan ini. Big hug." -Yanna, vokalis The Marvells, sahabat abadi Ogest sumber : www.detik.com
Dapatkan Segera Buku Yang Sangat Inspiratif.
Kisah Nyata Ogest, Mantan Penyanyi Cilik Pengidap Guillain Barre Syndrome. Ukuran buku : 20 cm x 13,5 cm Jumlah Halaman : 212 halaman Harga : Rp. 45.000. Share this article :