Berawal dari amanah yang dipikulkan dari seorang kiai sekaligus pendiri DPU Daarut Tauhiid, KH Abdullah Gymnastiar ke pundak lembaga DPU Daarut Tauhiid. Amanah itu berupa harapan agar DPU Daarut Tauhiid bisa menjadi jalan untuk mendekatkan kepada Allah SWT, baik bagi pengelola, muzaki, maupun mustahik.

Tatkala diterjemahkan ke dalam bahasa implementatif, maka bisa menjadi dasar untuk mengonkretkannya pada tataran operasional program yang dijalankan. Amanah ini pun menjadi ruh dari visi misinya DPU Daarut Tauhiid untuk semakin memperkuat terwujudnya masyarakat mandiri yang bertauhid.

Di tahun 2013 ini, salah satu fokus di DPU Daarut Tauhiid adalah memperkuat konsolidasi internal bagi para pengelolanya agar bisa semakin mengenal dan mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Salah satu konsepnya adalah mengimplementasikan nilai-nilai budaya Daarut Tauhiid, di antaranya adalah nilai ‘Tiga Jati Diri' Daarut Tauhiid, yaitu Ahli Dzikir, Ahli Fikir, Ahli Ikhtiar. 

Kemudian nilai-nilai karakter utama, ‘Karakter Baku' (Baik dan Kuat). Untuk memunculkan Karakter Baik, perlu menanamkan sifat ikhlas, jujur tepercaya serta tawadhu (rendah hati). Sedangkan untuk memunculkan Karakter Kuat, seseorang harus memiliki sifat disiplin, berani, dan tangguh.

Nilai Daarut Tauhiid lainnya seperti 7 Kebiasaan Sukses: 1) Beribadah dengan benar dan istiqamah, 2) Berakhlak mulia, 3) Belajar dan berlatih tiada henti, 4) Bekerja dengan 5 AS (keras, cerdas, tuntas, kualitas, ikhlas), 5) Bersahaja dalam hidup, 6) Bantu sesama, 7) Bersihkan hati selalu.

Diharapkan dengan konsolidasi ini dapat terimplementasikan nilai-nilai Daarut Tauhiid. Termasuk memperkokoh organisasi untuk bisa bergerak dan menggerakan roda organisasi menuju organisasi yang hanya berharap dan takut kepada Allah SWT. Harapannya, program-program yang dijalankan oleh DPU Daarut Tauhiid benar-benar bisa mendapatkan keberkahan dan pertolongan Allah SWT. Adapun cita-cita dari DPU Daarut Tauhiid adalah mewujudkan masyarakat yang bertauhid dan mandiri ditopang oleh 4 pilar, yakni pendidikan, ekonomi, dakwah dan sosial kemanusiaan. 

Mudah-mudahan masyarakat yang bertauhid bisa sama-sama kita wujudkan dengan menggunakan konsep 3 M, yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari saat ini, dan mulai dari yang kecil, karena perubahan yang besar dimulai dari perubahan yang kecil.

Semoga Allah SWT Yang Maha Luas Ilmunya memberikan kemudahan, kelancaran bagi DPU Daarut Tauhiid, muzakki, dan mustahik agar bisa mewujudkan cita-cita bersama ini. 

(H. Asep Hikmat, Direktur Dompet Peduli Ummat Daarut Tauhiid)

sumber : www.dpu-online.com